Bolehkah Orang dengan Tekanan Darah Tinggi Mengkonsumsi Daging Kambing?

Aqiqah Bandung – Bagi penderita darah tinggi atau kerap dikenal dengan sebutan hipertensi, tetap menjaga pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting sebagai upaya untuk menjaga kestabilan tekanan darah dan kesehatan secara keseluruhan.

Salah satu pertanyaan umum yang kerap muncul adalah apakah konsumsi daging kambing aman atau tidak bagi orang yang memiliki riwayat penyakit darah tinggi?

Sebelum kita gali lebih dalam terkait apakah daging kambing boleh dikonsumsi oleh penderita darah tinggi atau tidak, alangkah lebih baik jika kita mencari tahu apa saja komposisi nutrisi yang terkandung dalam daging kambing.

Perlu Bunda ketahui bahwa daging kambing memiliki komposisi nutrisi yang berbeda dibandingkan dengan daging jenis lainnya. Beberapa faktor yang perlu Bunda perhatikan adalah kandungan lemak, kolesterol, dan natrium dalam daging kambing. Berikut penjelasan kandungan nutrisi dalam daging kambing yang perlu Bunda ketahui:

  1. Kandungan Lemak

Daging kambing memiliki kandungan lemak jenuh yang relatif lebih tinggi. Mengkonsumsi lemak jenuh yang berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Oleh sebab itu, bagi orang yang memiliki riwayat darah tinggi, disarankan untuk membatasi konsumsi lemak jenuh.

  1. Kolesterol

Daging kambing juga memiliki kandungan kolesterol yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging jenis lainnya. Hati-hati, ya Bunda! Mengkonsumsi kolesterol secara berlebih bisa berdampak negatif pada kesehatan jantung.

Orang dengan tekanan darah tinggi harus membatasi asupan kolesterol, sehingga penggunaan daging kambing sebaiknya dikonsumsi dengan bijak.

  1. Kandungan Natrium

Kandungan natrium dalam daging kambing juga perlu diperhatikan. Natrium dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga konsumsi garam dan makanan yang tinggi natrium perlu dibatasi oleh orang dengan tekanan darah tinggi.

Orang dengan tekanan darah tinggi masih diperbolehkan mengonsumsi daging kambing. Namun, tetap harus memperhatikan beberapa faktor penting, dimulai dari pemilihan daging kambing dan pengolahan daging kambing yang akan mereka konsumsi.

Berikut ada beberapa tips dalam pemilihan dan, dengan penjelasan sebagai berikut:

  1. Pilih Potongan Daging yang Rendah Lemak

Pastikan untuk memilih potongan daging kambing yang rendah lemak, seperti daging tanpa lemak atau dengan lapisan lemak yang tipis. Hindari mengonsumsi bagian daging yang memiliki lemak yang terlalu banyak.

  1. Batasi Konsumsi Jumlah dan Frekuensi

Pastikan untuk mengontrol porsi dan frekuensi konsumsi daging kambing sangat penting bagi orang dengan tekanan darah tinggi. Disarankan untuk mengonsumsi daging kambing dalam jumlah terbatas (sedikit) dan tidak terlalu sering.

  1. Metode Pengolahan yang Sehat

Cara memasak dan mengolah daging kambing juga penting. Sebaiknya, orang dengan tekanan darah tinggi menghindari penggunaan minyak berlebih, proses penggorengan, atau metode memasak yang menambahkan lemak dan natrium ke dalam daging.

Alangkah lebih baik apabila kita memilih metode pengolahan yang sehat seperti memanggang, merebus, atau memasak dengan sedikit minyak.

Bagi orang dengan tekanan darah tinggi, perlu memperhatikan porsi dan cara mengkonsumsi daging kambing dengan bijaksana.

Meskipun daging kambing mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan natrium yang perlu dibatasi, dengan memilih potongan daging yang rendah lemak, membatasi jumlah dan frekuensi konsumsi, serta mengikuti metode pengolahan yang sehat, orang dengan tekanan darah tinggi tetap masih dapat menikmati daging kambing dalam konteks pola makan yang sehat dan seimbang.

Penting untuk selalu menjaga pola makan yang sehat secara keseluruhan, memperhatikan porsi, dan mengikuti rekomendasi medis yang relevan.

Sumber gambar: tribunnews.com

Sumber artikel: https://telemed.ihc.id/

Penulis: Elis Parwati