Aqiqah Suku Sunda

Aqiqah Suku Sunda – Orang sunda yang tinggal di Jawa Barat biasanya menyebut syukuran aqiqah dengan kata “Ekah”.

Di bumi Parahyangan mengadakan ekah umumnya adalah ketika bayi berusia 7 hari, atau 14 hari, atau 21 hari.

Meski begitu, banyak juga yang melaksanakan syukuran aqiqah ketika sudah dewasa.

Baca Juga: Hukum Aqiqah Setelah Dewasa

Ekah dilakukan untuk menebus jiwa bayi yang tergadai. Acara ekah sunnahnya dengan memotong dua kambing untuk bayi laki-lali, dan satu kambing untuk bayi perempuan.

Budaya di Sunda yaitu dengan mengadakan pangaosan di rumah. Pangaosan yang dibaca yaitu kitab barjanji atau shalawat pada Nabi Muhammad sambil memotong rambut bayi. Lalu didoakan dan diberi nama.